Senin, 01 Juli 2013
cara menANAM SENGON
Bagi pembudi daya sengon, sering muncul perdebatan soal jarak tanam. Jarak tanam berapa yang lebih menguntungkan? Apakah jarak tanam 1 m X 1 m, 2 m X 2 m atau 1 m X 3 m?
Pengertian jarak tanam itu kami jelaskan dalam bagan berikut;
1. Jarak tanam 1 m X 1m
A B
C D
Keterangan 1 : Jarak tanam pohon A ke B dan jaraktanam pohon A ke C = 1 meter.
2. Jarak tanam 2 m X 2 m
A B
C D
Keterangan 2 : Jarak tanam pohon A ke B dan jarak tanam pohon A ke C = 2 meter.
3. Jarak Tanam 1 m X 3 m
A B
C D
Keterangan 3 : Jarak tanam pohon A ke B dan C ke D = 3 meter, sementara jarak tanam pohon A ke C dan B ke D = 1 meter.
Persoalan jarak tanam sangat tergantung dari kekuatan investasi kita. Bagi pemodal kuat, yang mampu menggaji penggarap yang mengelola sengon per hektarenya, gunakan jarak tanam 1 m X 1 m. Karena pada intinya, makin rapat jarak tanam makin bagus, karena kayu menjadi tegak lurus.
Di beberapa Desa di Wonosobo atau di Kabupaten Cilacap dan Sekitarnya, sangkin semangatnya menanam sengon dan ingin mendapat tegakan yang optimal, mereka bahkan menanam dengan jarak tanam 60 Cm X 60 Cm. Untuk ukuran ini, penulis sangat tidak merekomendasi.
Ketika kita memutuskan untuk menanam pada jarak tanam 1 m X 1 m, maka penjarangan dilakukan selama 3 kali, pada tahun ke 2 sebesar 20% dipanen, tahun ke-3 dan tahun ke-4 masing-masing sebesar 20% juga.
Tapi bagi mereka yang kekuatan investasinya tidak besar, tanamlah dengan jarak 1m X 3 m. Tujuan dari jarak tanam ini adalah agar kita bisa menanam tumpang sari sebagai tanaman sela. Hasil dari tumpang sari inilah yang digunakan sebagai penghasilan/gaji penggarap, yang bisa mereka peroleh secara rutin.
Gambaran pola tanam ini adalah sebagai berikut;
Gambar 4:
A E B
C F D
Keterangan 4 : E dan F adalah tanaman Tumpang sari, sementara A, B
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
apakah sama dengan tanaman jabon
BalasHapus